BACA BERITA TANPA IKLAN ,MATA30NEWS.COM REDAKSI : JL.AHMAD YANI 252 KOTA BANDUNG, HOT LINE BY WHATSAPP 087724408069 🔥 "Selamat Hari Raya Iedul Fitri "Mohon maaf Lahir dan Batin"🙏" LIVE UPDATE: Cuaca Ekstrem Bandung Picu 38 Kejadian, 35 Pohon Tumbang di Berbagai Titik

Ticker

8/recent/ticker-posts

Ad Code 788-651-0323

LIVE UPDATE: Cuaca Ekstrem Bandung Picu 38 Kejadian, 35 Pohon Tumbang di Berbagai Titik

Cuaca Ekstrem Bandung Picu 38 Kejadian, 35 Pohon Tumbang di Berbagai Titik

Kota Bandung|mata30news.com — Dampak cuaca ekstrem yang melanda Kota Bandung pada Jumat (3/4/2026) terus meluas. Berdasarkan laporan sementara sistem SIKKAT (Sinergi Informasi Koordinasi Kolaborasi Cepat Tanggap), hingga sore hari tercatat 38 kejadian di berbagai wilayah kota dan masih dalam proses pembaruan.

Rinciannya, terdapat 35 titik pohon tumbang, 2 baliho/pylon sign roboh, serta 1 kejadian banjir akibat tanggul jebol.

Kejadian pohon tumbang tersebar di sejumlah ruas jalan utama, di antaranya kawasan Cibolerang, Kopo, Pasteur, Pajajaran, Sukajadi, hingga Setiabudhi. Bahkan di Jalan Bojong Raya, salah satu titik kejadian sebelumnya dilaporkan menelan korban jiwa seorang pengemudi mobil.

Selain itu, dua baliho besar dilaporkan roboh di Jalan Purnawarman (depan BEC) dan kawasan SPBU Cibolerang. Sementara banjir akibat tanggul jebol terjadi di wilayah Babakan Ciparay.

Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, kepolisian, pemadam kebakaran, serta relawan masih melakukan penanganan di lapangan. Proses evakuasi dan pembersihan material pohon tumbang terus berlangsung di sejumlah titik.

Kondisi cuaca yang masih diguyur hujan membuat potensi kejadian susulan tetap tinggi. Petugas juga terus melakukan assessment untuk memastikan keamanan warga serta kelancaran arus lalu lintas.

(BMKG) sebelumnya telah mengingatkan bahwa wilayah Jawa Barat sedang memasuki masa peralihan musim yang rawan cuaca ekstrem, seperti hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menghindari area rawan seperti di bawah pohon besar atau baliho, serta segera mencari tempat aman saat cuaca buruk terjadi.

Laporan ini bersifat dinamis dan akan terus diperbarui seiring perkembangan di lapangan. (KM)***


Posting Komentar

0 Komentar