Jakarta | Mata30News.com – Beredar informasi yang menyebut puluhan orang berambut cepak, sebagian mengenakan pakaian loreng dan diduga berasal dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), mendatangi Markas Polda Metro Jaya pada Kamis (9/7/2026) dini hari.

Berdasarkan informasi yang beredar dari sejumlah sumber, rombongan yang diperkirakan berjumlah sekitar 50 orang tersebut tiba sekitar pukul 03.30 WIB, beberapa saat setelah penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi.

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa kedatangan rombongan tersebut diduga berkaitan dengan upaya menemui atau mengambil saksi maupun tahanan sipil yang sedang diperiksa penyidik dalam perkara tersebut. Namun, hingga kini informasi tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.

Di tengah beredarnya kabar tersebut, muncul narasi di media sosial yang menyebut Markas Polda Metro Jaya "dikepung" oleh personel TNI. Akan tetapi, Mabes TNI membantah informasi tersebut.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas menegaskan bahwa informasi mengenai prajurit TNI yang mengepung atau mendatangi Polda Metro Jaya tidak benar. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Hingga berita ini diterbitkan, Polda Metro Jaya maupun Mabes Polri belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap peristiwa tersebut. Aparat masih diharapkan memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Redaksi Mata30News akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi berdasarkan keterangan resmi dari pihak berwenang.(Red)***