Ticker

MATA30NEWS: Berita Terkini Tanpa Iklan — Silakan Tulis Judul Berita Anda di Sini — Info Bandung Hari Ini

Ad Code 788-651-0323 AkBF759kdLu0s0ntGMHcGUkB9cPrq7NVRC3qjgtECRU

https://siaplur.dprd.bandung.go.id/

Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026 Hadir 15 Agustus, Ajak Warga “Neuleuman Walungan”

BANDUNG|mata30news.com — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung berkolaborasi dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Tamansari akan menggelar Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026 pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bandung ke-2 tersebut akan berlangsung di kawasan Taman Caskade Tamansari, dengan mengusung tema “Neuleuman Walungan”.

Festival ini dirancang menjadi ruang aktualisasi masyarakat dengan mengangkat beragam potensi lokal, mulai dari seni dan budaya, lingkungan, kreativitas hingga ketahanan pangan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya diajak menikmati pertunjukan seni, tetapi juga terlibat secara aktif dalam menjaga lingkungan serta membangun kembali kesadaran akan pentingnya keberadaan sungai di tengah kehidupan perkotaan.

Bangun Kembali Hubungan Manusia dengan Sungai

Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026 merupakan bagian dari Popolah ke-2 Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bandung 2026 yang mengangkat gagasan “Merawat Hubungan Manusia dan Sungai.”

Melalui Popolah kedua ini, masyarakat diajak membangun kembali hubungan dengan Sungai Cikapundung melalui berbagai aktivitas kebudayaan sekaligus kegiatan lingkungan.

Sungai tidak hanya dipandang sebagai objek wisata atau ruang rekreasi, tetapi ditempatkan sebagai bagian dari kehidupan bersama dan ruang sosial masyarakat Kota Bandung.

Penggagas PKKB, Gabriel, menjelaskan bahwa pelaksanaan Popolah kedua tidak hanya berfokus pada aktivitas di badan sungai. Ruang-ruang di sekitar Sungai Cikapundung juga akan diaktifkan sebagai bagian dari satu kesatuan kawasan.

 “Popolah kedua tidak hanya melakukan aktivasi di sungai. Ruang-ruang di sekitar Sungai Cikapundung ikut diaktifkan sebagai bagian dari satu kesatuan kawasan,” ujar Gabriel, Selasa (11/8/2026).

Dari Kaulinan Sunda hingga Karnaval Sungai

Beragam kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026.

Rangkaian acara antara lain kaulinan tradisional Sunda, kukuyaan dan bebersih Sungai Cikapundung, karnaval sungai, lomba memasak dengan memanfaatkan hasil Buruan Sae, hingga pagelaran seni Sunda.

Sejumlah ruang di kawasan Cikapundung juga akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang saling terhubung, di antaranya kawasan di bawah Flyover Pasupati, Taman Caskade Tamansari, serta lapangan futsal.

Kehadiran berbagai aktivitas tersebut diharapkan dapat mempertemukan unsur kebudayaan, lingkungan dan kehidupan masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan yang partisipatif.

Jadi Ruang Pemberdayaan Masyarakat

Selain kegiatan seni dan lingkungan, festival juga menghadirkan UMKM dan Stand Carnaval sebagai ruang promosi sekaligus pemberdayaan kreativitas masyarakat lokal.

Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan ini. Festival diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan hiburan, tetapi mampu memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap lingkungan dan kebudayaan di kawasan Tamansari.

Dengan mengusung semangat “Neuleuman Walungan”, Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026 diharapkan menjadi momentum untuk merawat kembali hubungan antara manusia, kebudayaan dan sungai sebagai bagian penting dari kehidupan Kota Bandung.***(Mulyana)***





Posting Komentar

0 Komentar