Cirebon | Mata30News.com – Kehadiran Kapolda Jawa Barat dalam rangkaian Haul Almarhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren Tahun 2026 menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mempererat hubungan dengan para ulama, tokoh agama, dan masyarakat. Momentum tersebut berlangsung penuh khidmat sekaligus diwarnai suasana hangat dan kekeluargaan.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Jawa Barat menyempatkan diri bersilaturahmi dengan para kiai, pengasuh pesantren, serta para jamaah yang hadir. Kehadirannya disambut antusias, mencerminkan eratnya hubungan antara Polri dan kalangan pesantren dalam menjaga persatuan serta kondusivitas di Jawa Barat.
Suasana akrab tampak mewarnai jalannya kegiatan. Kapolda Jabar berbaur dengan para tokoh agama dan masyarakat, menunjukkan pendekatan humanis yang selama ini terus dikedepankan Polri. Kehangatan tersebut mendapat sambutan positif dari para jamaah yang mengapresiasi perhatian dan kedekatan jajaran kepolisian terhadap lingkungan pesantren.
Untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar, Polresta Cirebon menerjunkan 166 personel gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, didampingi Kabag Ops Kompol Sutarja, S.H., M.H. Pengamanan melibatkan personel Polri, unsur TNI, pemerintah daerah, serta berbagai stakeholder terkait.
Pengamanan dilakukan secara terpadu di seluruh titik kegiatan, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, pengamanan lokasi acara, hingga pengawasan terhadap aktivitas para jamaah yang datang dari berbagai daerah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri agar masyarakat dapat mengikuti kegiatan keagamaan dengan aman dan nyaman.
Berkat sinergi seluruh unsur pengamanan dan dukungan masyarakat, rangkaian Haul Almarhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren Cirebon Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Momentum ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara ulama, pemerintah, TNI, dan Polri dalam memperkuat persatuan bangsa serta menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat. Kehadiran Kapolda Jawa Barat di tengah para ulama dan jamaah juga menjadi pesan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam merawat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan.(Mulyana)***

0 تعليقات