![]() |
| Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Deni Nursani, S.Pd.I., menjadi narasumber Radio PRFM terkait Penanganan Stunting, Jumat, 30 Oktober 2026. |
BANDUNG | mata30news.com — Penanganan stunting di Kota Bandung tidak bisa hanya bertumpu pada pemenuhan kebutuhan gizi anak. Persoalan tersebut juga berkaitan erat dengan kesehatan keluarga, sanitasi, kondisi lingkungan, hingga kelayakan tempat tinggal.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Deni Nursani, S.Pd.I., saat menjadi narasumber dalam podcast Radio PRFM yang membahas penanganan stunting, Jumat (30/10/2026).
Deni menegaskan, persoalan stunting membutuhkan pendekatan menyeluruh karena faktor penyebab dan risiko yang memengaruhinya tidak berdiri sendiri.
Menurutnya, keterlibatan berbagai perangkat daerah menjadi kebutuhan penting, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), hingga instansi terkait lainnya.
"Penanganan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta perangkat daerah terkait lainnya. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan," ujarnya.
Ia menjelaskan, upaya pencegahan stunting harus dibangun melalui sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat. Sebab, lingkungan tempat anak tumbuh dan berkembang turut menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas kesehatan generasi mendatang.
Melalui pembahasan tersebut, DPRD Kota Bandung mendorong agar penanganan stunting tidak dilakukan secara parsial atau hanya menjadi tanggung jawab satu organisasi perangkat daerah.
Koordinasi lintas sektor diperlukan agar program kesehatan, perbaikan sanitasi, peningkatan kualitas lingkungan, serta edukasi keluarga dapat berjalan beriringan dan memberikan manfaat nyata.
Deni berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat upaya pencegahan sejak dini sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi tumbuh kembang anak.
"Bersama berkolaborasi, bersama cegah stunting demi masa depan generasi Kota Bandung yang lebih baik," kata Deni.
Penanganan stunting pada akhirnya bukan sekadar persoalan angka dan program pemerintah, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun generasi Kota Bandung yang sehat, cerdas, dan berkualitas.


0 Komentar