Ticker

MATA30NEWS: Berita Terkini Tanpa Iklan — Silakan Tulis Judul Berita Anda di Sini — Info Bandung Hari Ini

Ad Code 788-651-0323 AkBF759kdLu0s0ntGMHcGUkB9cPrq7NVRC3qjgtECRU

https://siaplur.dprd.bandung.go.id/

Warga Antusias, CFD Dago, Buahbatu, dan Braga Beken Resmi Digelar Kembali!

Warga Antusias, CFD Dago, Buahbatu, dan Braga Beken Resmi Digelar Kembali!

Bandung|mata30news.com– Setelah sempat dihentikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi menggelar kembali Car Free Day (CFD) di kawasan Dago dan Buahbatu, serta mengaktifkan kembali program Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken) pada Minggu, 4 Oktober 2026.

Masyarakat menyambut momentum ini dengan antusiasme tinggi. Sejak pukul 06.00 WIB, warga mulai memadati area tersebut untuk berolahraga, bersepeda, hingga bersantai bersama keluarga.

Penyegaran Konsep di CFD Dago

Pelaksanaan CFD Dago kali ini tampil dengan wajah baru yang lebih kondusif berkat penataan ketat dari Pemkot Bandung. Sterilisasi aktivitas komersial dan pembagian brosur di jalur utama diberlakukan, disertai pemisahan lajur yang jelas antara pejalan kaki dan pesepeda.

Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh Adi, warga Ujungberung yang sengaja datang sejak pagi.

“Suasananya cukup ramai dan meriah. Karena sekarang lebih diperketat, tidak ada yang berjualan dan membagikan brosur di jalur utama, sehingga suasananya jadi jauh lebih fokus untuk olahraga. Pejalan kaki dan pesepeda jadi lebih leluasa,” ujar Adi.

Kenyamanan senada disampaikan oleh Arin, pengunjung yang datang untuk bersepeda. Menurutnya, pemisahan lajur lalu lintas non-kendaraan membuat aktivitas olahraga terasa jauh lebih aman dan tertib.

“Suasananya sangat nyaman, apalagi ada pemisahan jalur antara pejalan kaki dan pesepeda. Area trotoar juga tertib, jadi kami yang bersepeda bisa berhenti sejenak untuk beristirahat dengan tenang,” tutur Arin.

Sementara itu, warga lainnya, Refa, mengaku bersyukur kawasan ini kembali dibuka untuk umum meski pergerakan pengunjung terlihat masih bertahap. “Sudah lama libur, sekarang baru dibuka lagi. Mungkin karena baru dibuka, jadi masih belum terlalu ramai,” ungkapnya.

Harapan Kawasan Bersih di CFD Buahbatu

Atmosfer positif juga terlihat di CFD Buahbatu. Salah seorang pengunjung, Mardi, berharap kegiatan ini dapat konsisten berjalan dan perlahan memulihkan iklim usaha mikro di sekitar area, sembari tetap menjaga fungsi utamanya sebagai penyuplai udara bersih.

“Mudah-mudahan CFD ini bisa berjalan seperti dulu lagi. Kita bisa jalan, *jogging*, atau bersepeda dengan udara yang lebih sehat di tengah meningkatnya polusi,” kata Mardi. Ia juga berharap fasilitas bagi para pedagang makanan dan kebutuhan ringan dapat ditata dengan baik agar masyarakat bisa menikmati kuliner lokal.

Braga Beken: Sorotan Parkir Liar dan PKL

Di kawasan bersejarah Braga, program Braga Beken turut memikat perhatian warga dan wisatawan. Nuri, salah seorang pengunjung, menilai ketiadaan kendaraan bermotor membuat penjalan kaki bisa melangkah lebih leluasa tanpa khawatir tersenggol kendaraan.

Meski demikian, Nuri memberi catatan kritis terkait penataan fasilitas pendukung, khususnya lahan parkir dan penertiban pedagang kaki lima (PKL).

“Menurut saya bagus, kalau jalan lebih leluasa. Tapi parkirnya jangan sembarangan. Pedagang juga harus tertib, jangan terlalu banyak di pinggir jalan karena masih ada satu-dua yang berjualan di sana dan berpotensi mengganggu akses,” tegas Nuri.

Dukungan juga datang dari pelaku seni lokal. Ramdan, seorang pengrajin wayang golek yang telah lama berkarya di kawasan Braga, menyambut baik diaktifkannya kembali Braga Beken. Ia berharap penataan kawasan bernilai sejarah ini terus berkelanjutan dengan melibatkan Pemkot Bandung serta berbagai elemen masyarakat secara inklusif.

**(Mulyana)**


Posting Komentar

0 Komentar