BACA BERITA TANPA IKLAN ,MATA30NEWS.COM REDAKSI : JL.AHMAD YANI 252 KOTA BANDUNG, HOT LINE BY WHATSAPP 087724408069 🔥 "Selamat Hari Raya Iedul Fitri "Mohon maaf Lahir dan Batin"🙏" Bersama Pemprov Jabar Kota Bandung Benahi Kios Liar Demi Keindahan Ibu Kota Provinsi

Ticker

8/recent/ticker-posts

Ad Code 788-651-0323 AkBF759kdLu0s0ntGMHcGUkB9cPrq7NVRC3qjgtECRU

Bersama Pemprov Jabar Kota Bandung Benahi Kios Liar Demi Keindahan Ibu Kota Provinsi


Bandung|mata30news.com – Pemerintah Kota Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai melakukan penataan kawasan Cicadas Market dengan menertibkan kios dan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas trotoar dan badan jalan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercantik wajah Kota Bandung sekaligus mengembalikan fungsi fasilitas umum bagi masyarakat.

Penertiban yang melibatkan Satpol PP Provinsi Jawa Barat dan Satpol PP Kota Bandung tersebut berlangsung di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Cicadas, Senin (19/5/2026). Sejumlah kios semi permanen yang selama ini menutupi trotoar mulai dibongkar, sebagian dilakukan langsung oleh para pedagang secara mandiri.

Pantauan di lokasi menunjukkan area trotoar yang sebelumnya dipenuhi lapak kini mulai terlihat lebih terbuka dan bersih. Pejalan kaki pun mulai dapat melintas dengan lebih nyaman tanpa harus turun ke badan jalan.

Pemerintah menyebut penataan kawasan Cicadas menjadi bagian penting dari program pengembangan transportasi Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. Jalur di kawasan tersebut nantinya akan menjadi salah satu lintasan utama BRT sehingga diperlukan penataan kawasan agar lebih tertib, aman, dan nyaman.
Meski demikian, proses penertiban sempat memunculkan ketegangan antara petugas dan sejumlah pedagang. Beberapa PKL mengaku belum mendapatkan solusi pasti terkait relokasi maupun keberlangsungan usaha mereka setelah pembongkaran dilakukan.

Sebagian pedagang juga menyampaikan bahwa mereka telah lama berjualan di kawasan tersebut dan mengaku memiliki dasar perizinan dari masa lalu. Mereka berharap pemerintah tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga memberikan solusi nyata agar para pedagang tetap memiliki sumber penghasilan.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan akan menyiapkan langkah alternatif dan solusi penataan agar para pedagang terdampak tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi secara layak.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa penataan kawasan perkotaan harus dilakukan demi kepentingan masyarakat luas, termasuk menciptakan ruang publik yang tertib, nyaman, dan manusiawi.

Warga yang melintas di kawasan Cicadas pun mulai merasakan perubahan suasana lingkungan yang dinilai lebih rapi dan terbuka. Banyak pihak berharap penataan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam membangun wajah Kota Bandung yang lebih tertib sebagai ibu kota Provinsi Jawa Barat, tanpa mengesampingkan aspek kemanusiaan bagi para pedagang kecil.(Moel)***

Posting Komentar

0 Komentar