BACA BERITA TANPA IKLAN ,MATA30NEWS.COM REDAKSI : JL.AHMAD YANI 252 KOTA BANDUNG, HOT LINE BY WHATSAPP 085872343168 🔥 ""🙏" Polda Jabar Tingkatkan Operasi Anti Begal, Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Pengamanan Maksimal

Ticker

MATA30NEWS: Berita Terkini Tanpa Iklan — Silakan Tulis Judul Berita Anda di Sini — Info Bandung Hari Ini

Polda Jabar Tingkatkan Operasi Anti Begal, Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Pengamanan Maksimal

Bandung, Mata30News.com – Maraknya aksi begal dan kejahatan jalanan di Bandung Raya menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kepolisian Daerah Jawa Barat. Untuk menekan angka kriminalitas, Polda Jabar memastikan akan memperketat patroli pada jam-jam rawan sekaligus mengizinkan masyarakat melakukan pembelaan diri secara proporsional ketika menghadapi pelaku kejahatan.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan Kapolda Jabar telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk bertindak tegas dan terukur terhadap pelaku kejahatan jalanan. Menurutnya, masyarakat juga diperbolehkan melakukan perlawanan saat berada dalam situasi darurat, selama tindakan tersebut tidak berlebihan dan tidak sampai menghilangkan nyawa pelaku.

"Perintah Pak Kapolda jelas untuk tindak tegas terukur. Ini tidak hanya berlaku bagi polisi, tetapi masyarakat pun boleh melakukan pembelaan diri dengan catatan jangan sampai menyebabkan pelaku meninggal dunia," ujar Hendra, Selasa (21/7/2026).

Polda Jabar juga akan menambah personel pengamanan, terutama pada malam hingga dini hari dan saat akhir pekan atau hari libur yang dinilai sebagai waktu paling rawan terjadinya aksi begal maupun kejahatan C3 (Curat, Curas, dan Curanmor). Seluruh Kapolres di Jawa Barat telah dikumpulkan untuk memperkuat langkah pencegahan dan penindakan.

Sepanjang Juni hingga Juli 2026, jajaran Polda Jabar berhasil mengungkap 24 kasus kejahatan jalanan, termasuk 19 kasus yang sempat viral di media sosial. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sebagian besar korban mengalami luka-luka dan trauma akibat aksi para pelaku.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan telah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar untuk meningkatkan pengamanan di seluruh wilayah Bandung Raya dan Jawa Barat. Ia mengusulkan penempatan aparat keamanan di titik-titik strategis guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Selain itu, Dedi mengajak masyarakat mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) melalui patroli rutin di tingkat RT dan RW. Menurutnya, ancaman keamanan tidak hanya berasal dari aksi begal, tetapi juga geng motor dan tawuran yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Di sisi lain, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai peta zona merah, kuning, maupun hijau yang disebut sebagai kawasan rawan begal di Kota Bandung. Ia menegaskan informasi tersebut hoaks dan bukan berasal dari kepolisian.

"Seluruh wilayah hukum Polrestabes Bandung berada dalam pengawasan dan monitoring kami. Masyarakat diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," tegas Dedi.

Dengan penguatan patroli, penambahan personel, sinergi pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat, Polda Jabar berharap angka kejahatan jalanan dapat ditekan sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bandung Raya maupun wilayah Jawa Barat tetap terjaga.

(Redaksi Mata30News.com)


Posting Komentar

0 Komentar