JAKARTA|mata30news.com – Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, mengajak mahasiswa yang aktif dalam pers kampus untuk tidak berhenti pada aktivitas jurnalistik semata. Pers mahasiswa didorong menjadi ruang pembelajaran untuk menempa diri sebagai intelektual, pemikir, sekaligus penulis yang andal di masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Komaruddin Hidayat dalam Konferensi Nasional “Peningkatan Kapasitas dan Perlindungan Pers Mahasiswa” yang digelar di Jakarta, Jumat (28/8/2026).
Menurut Komaruddin, mahasiswa yang terlibat dalam pers kampus memiliki posisi strategis dalam membangun tradisi intelektual. Aktivitas jurnalistik di lingkungan kampus tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mencari dan menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu melatih daya kritis, kemampuan berpikir, serta keberanian menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab.
Ia mendorong para aktivis pers mahasiswa untuk terus memperkaya wawasan melalui membaca, berdiskusi, melakukan riset, serta menulis secara konsisten.
“Jangan sekadar menjadi pembuat berita. Tempa diri menjadi intelektual, pemikir dan penulis andal,” menjadi pesan penting dalam kegiatan tersebut.
Komaruddin menilai kemampuan menulis dan berpikir kritis merupakan modal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi perkembangan zaman. Pers mahasiswa diharapkan mampu menjadi wadah yang melahirkan generasi muda dengan kemampuan analisis serta kepedulian terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Konferensi nasional tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas sekaligus perlindungan bagi pers mahasiswa. Kehadiran berbagai elemen pers kampus diharapkan dapat memperkuat ekosistem jurnalistik mahasiswa agar tetap profesional, kritis, beretika dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan tersebut, pers mahasiswa diharapkan tidak hanya menghasilkan karya jurnalistik, tetapi juga mampu melahirkan generasi intelektual yang memiliki kemampuan membaca persoalan, mengolah gagasan, dan menyampaikan pemikiran melalui tulisan yang berkualitas.***
Rilis : Dewan PERS


0 Komentar