Ticker

8/recent/ticker-posts

Ad Code

Renungan Jum'at : Keutamaan Sedekah dan Indahnya Saling Memberi

Renungan Jum'at : 
"Keutamaan Sedekah dan Indahnya Saling Memberi"
Oleh : Mulyana Rachman,S.E. 

Hari Jumat dikenal sebagai sayyidul ayyam (penghulu segala hari), hari penuh keberkahan yang menjadi momentum terbaik bagi umat Islam untuk memperbanyak amal kebaikan. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah sedekah dan saling memberi, bukan hanya kepada sesama Muslim, tetapi kepada seluruh umat manusia.

Di tengah kehidupan yang semakin sibuk dan individualistis, nilai berbagi justru menjadi cahaya yang menyejukkan hati. Islam menempatkan sedekah bukan sekadar bantuan materi, tetapi sebagai sarana penyucian jiwa dan penguat ikatan kemanusiaan.

Sedekah Menumbuhkan Cinta Antar Sesama :

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa memberi bukan hanya meringankan beban orang lain, tetapi juga melembutkan hati pemberinya. Dalam sebuah hadis disebutkan:
“Salinglah memberi hadiah, niscaya kalian akan saling mencintai.”
Memberi mampu menghapus sekat kebencian, iri, dan dengki. Ia menumbuhkan kasih sayang, mempererat persaudaraan, serta membangun masyarakat yang peduli dan penuh empati.

Sedekah Tidak Mengurangi Harta :

Banyak orang ragu memberi karena takut kekurangan. Padahal Rasulullah SAW menegaskan:

“Harta tidak akan berkurang karena sedekah.”

Secara lahir mungkin terlihat berkurang, tetapi secara hakikat justru bertambah keberkahan, ketenangan hidup, serta datangnya pertolongan Allah dari arah yang tak disangka.

Al-Qur’an menggambarkan pahala sedekah seperti benih yang menumbuhkan tujuh bulir, dan tiap bulir berisi seratus biji. Artinya, satu kebaikan bisa berlipat ganda pahalanya.

Jumat Momentum Memperbanyak Amal :

Hari Jumat adalah waktu terbaik untuk memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Selain memperbanyak doa, shalawat, dan membaca Al-Kahfi, berbagi di hari ini menjadi wujud nyata ketakwaan sosial.

Sedekah di hari Jumat bisa berupa:

Memberi makan orang yang membutuhkan
Berbagi kepada tetangga
Menyantuni anak yatim
Membantu biaya pengobatan atau pendidikan
Bahkan sekadar senyuman tulus
Karena dalam Islam, kebaikan sekecil apa pun bernilai ibadah.

Mulai dari yang Kecil, Tapi Ikhlas : 

Saling memberi tidak harus menunggu kaya. Yang Allah lihat bukan jumlahnya, tetapi keikhlasannya. Memberi dengan hati yang bersih tanpa berharap balasan manusia adalah tanda kuatnya tauhid dan keimanan.
Senyum, tenaga, doa, atau ilmu juga termasuk sedekah. Bahkan menyingkirkan duri dari jalan pun dicatat sebagai amal.

Hari ini umur kita berkurang, kesempatan hidup semakin sempit. Dunia hanyalah persinggahan, sedangkan akhirat tujuan. 

Maka jadikan Jumat ini sebagai titik evaluasi:
  • Sudahkah kita meringankan beban orang lain?
  • Sudahkah harta kita menjadi jalan kebaikan?
  • Sudahkah hati kita lembut terhadap sesama?
  • Memberi adalah bukti syukur. Berbagi adalah tanda hidupnya iman.

Semoga Allah SWT melembutkan hati kita untuk gemar berbagi, membersihkan harta kita dengan sedekah, serta menjadikan kita hamba yang ringan tangan membantu sesama.

Semoga Jumat ini menjadi saksi kebaikan kita. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.***








Posting Komentar

0 Komentar