Ticker

8/recent/ticker-posts

Ad Code

Tak Kebagian Tiket? Kapolda Jabar Fasilitasi Nobar Bobotoh

Kapolda Jabar Ajak Suporter Lebih Berbudaya di Stadion GBLA
Kapolda Jabar Larang Flare dan Miras di GBLA

BANDUNG|mata30news.com – Polda Jawa Barat menyatakan kesiapannya untuk mengambil alih penuh pengamanan laga panas (derbi) antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026) pukul 15.30 WIB.

​Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan, menegaskan bahwa langkah pengamanan ketat ini diambil guna memastikan tragedi kelam tahun 2018 tidak terulang kembali. Pihaknya berkomitmen menyajikan pelayanan terbaik agar pertandingan dapat dinikmati dengan nyaman oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pengamanan Berlapis dan Sterilisasi Stadion

​Untuk mengawal jalannya pertandingan yang diperkirakan dihadiri 26.000 penonton, sebanyak 3.000 personel gabungan telah disiapkan. Irjen Rudi menjelaskan bahwa pola pengamanan akan dilakukan secara berlapis, mulai dari pemeriksaan fisik (body checking) hingga sterilisasi area.

​"Pemeriksaan akan dilakukan di beberapa titik. Mungkin tiga kali body checking hingga penonton sampai di tribun. Kami juga melakukan sterilisasi stadion sejak pagi hari untuk memastikan tidak ada barang berbahaya seperti flare, senjata tajam, hingga minuman keras yang masuk," tegas Kapolda.

Fasilitasi Bobotoh Melalui Titik Nobar

​Menyadari tingginya antusiasme yang tidak sebanding dengan kapasitas tiket, Polda Jabar menginisiasi penyediaan lokasi Nonton Bareng (Nobar) di berbagai daerah di Jawa Barat.

​"Bagi suporter yang tidak kebagian tiket, jangan khawatir. Kita adakan Nobar supaya seluruh suporter di Jawa Barat tetap bisa merasakan kebahagiaan menyaksikan tim kesayangannya bertanding tanpa harus memaksakan diri ke stadion," tambahnya.

Penyekatan Suporter Tamu dan Patroli Siber

​Sesuai dengan regulasi PSSI, suporter tim tamu dilarang hadir di stadion. Kapolda Jabar memastikan akan melakukan penyekatan di berbagai pintu masuk wilayah Jawa Barat, mulai dari stasiun kereta api hingga jalur darat.

​Tidak hanya di lapangan, pengamanan juga menyasar ruang digital. Tim siber Polda Jabar memonitor pergerakan di media sosial untuk mengantisipasi adanya ajakan atau tantangan yang dapat memicu gesekan antar-suporter.

​"Kami mengajak semua suporter sepak bola untuk lebih berbudaya dan beradab. Kami hadir untuk melayani Bobotoh agar sejak datang hingga kembali ke rumah masing-masing tetap dalam keadaan aman dan nyaman," pungkas Irjen Rudi.

Posting Komentar

0 Komentar