Bandung |mata30news.com-Wali Kota Bandung Muhammad Farhan akhirnya buka suara terkait proses open bidding yang sempat menjadi sorotan dalam pengisian jabatan Direktur Utama Perumda Tirtawening Kota Bandung. Saat ini, posisi Direktur Utama perusahaan daerah air minum tersebut masih kosong sehingga Pemerintah Kota Bandung tengah mencari sosok profesional untuk mengisi jabatan strategis tersebut.
Farhan mengatakan, pemerintah membutuhkan pemimpin yang inovatif dan mampu membawa terobosan baru dalam meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Bandung. Ia mengungkapkan bahwa cakupan layanan air bersih PDAM Tirtawening saat ini baru mencapai sekitar 38 persen.
“Yang dicari adalah sosok yang inovatif. Karena saat ini kami baru bisa melayani sekitar 38 persen saja. Kami harus mencari terobosan agar minimal bisa meng-cover 50 persen pelanggan,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin (23/2/2026).
Menurut Farhan, tantangan yang dihadapi PDAM ke depan tidak hanya terkait penyediaan air bersih, tetapi juga pengelolaan air limbah. Ia menilai, direktur utama yang baru nantinya harus mampu mengembangkan sistem pengelolaan air secara terpadu.
“Tidak hanya bicara soal air bersih saja, tetapi juga pengelolaan air kotor,” ujar Farhan.
Ia menjelaskan, air kotor yang dimaksud terdiri dari dua jenis, yakni limbah rumah tangga dan limbah industri. Selain itu, terdapat pula peluang pemanfaatan air hasil olahan dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dapat diolah kembali menjadi air bersih yang tidak layak minum namun dapat dimanfaatkan oleh sektor industri.
Menurut Farhan, pengolahan kembali air limbah menjadi air yang bisa dimanfaatkan ulang merupakan salah satu solusi masa depan dalam pengelolaan sumber daya air di Kota Bandung.
Meski proses pengisian jabatan dirut masih berlangsung, Farhan mengklaim bahwa PDAM Tirtawening hingga saat ini tetap menjadi salah satu perusahaan air minum milik pemerintah daerah terbaik di Indonesia.
Ia juga menyoroti fasilitas yang dimiliki perusahaan tersebut, termasuk laboratorium pengujian kualitas air yang dinilai memiliki standar sangat baik.
“Fasilitas lain yang dimiliki PDAM Tirtawening ini di antaranya laboratorium uji coba. Laboratorium di PDAM ini juga sangat bagus, bahkan salah satu yang terbaik di Indonesia,” pungkasnya.(Moel)***


0 Komentar