BACA BERITA TANPA IKLAN ,MATA30NEWS.COM REDAKSI : JL.AHMAD YANI 252 KOTA BANDUNG, HOT LINE BY WHATSAPP 087724408069 🔥 "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa " Bupati Bandung Dukung TPA Jelekong, Tegaskan Penanganan Sampah Harus Nyata

Ticker

8/recent/ticker-posts

Ad Code 788-651-0323

Bupati Bandung Dukung TPA Jelekong, Tegaskan Penanganan Sampah Harus Nyata

Bupati Bandung Dukung TPA Jelekong, Tegaskan Penanganan Sampah Harus Nyata


BANDUNG|mata30news.com  – Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka suara terkait usulan pengembangan TPA Jelekong sebagai solusi penanganan sampah di wilayah Bandung Raya. Ia menegaskan persoalan sampah harus diselesaikan melalui kolaborasi konkret, bukan sekadar wacana.

Hal tersebut disampaikan Dadang kepada awak media di Gedung Moh Toha, Soreang, Sabtu (7/3/2026). Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bandung pada prinsipnya terbuka untuk bekerja sama dalam penanganan sampah, termasuk jika ada skema berbagi pembiayaan dengan daerah lain.

“Pemkab Bandung welcome, tapi jangan teori. Kalau mau berkolaborasi, sharing pembiayaan dan sebagainya harus konkret, jangan hanya wacana,” ujar Dadang.

Ia menambahkan, rencana tersebut perlu segera dibahas bersama agar tidak berhenti pada tahap pembicaraan. Dadang juga mengungkapkan pihaknya telah menjalin komunikasi awal dengan Pemerintah Kota Bandung.

Pertemuan langsung dengan Muhammad Farhan rencananya akan dilakukan setelah momentum Lebaran 2026, karena saat ini pemerintah daerah tengah fokus pada persiapan arus mudik dan arus balik.

Selain itu, Dadang menyebut Pemkab Bandung telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di tiga lokasi. Saat ini produksi sampah di Kabupaten Bandung mencapai sekitar 1.800 ton per hari, sementara kebutuhan minimal PLTSa berkisar 500 hingga 1.000 ton per hari.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung juga mendorong pengembangan TPA Jelekong sebagai langkah strategis penanganan sampah regional. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan lahan untuk TPA sudah tersedia, namun akses jalan menuju lokasi masih perlu diperjuangkan serta membutuhkan dukungan investasi dari pihak swasta.

Pemerintah daerah di Bandung Raya diharapkan dapat segera mencapai kesepakatan agar solusi pengelolaan sampah dapat direalisasikan secara nyata. (Moel)***




Posting Komentar

0 Komentar