BACA BERITA TANPA IKLAN ,MATA30NEWS.COM REDAKSI : JL.AHMAD YANI 252 KOTA BANDUNG, HOT LINE BY WHATSAPP 087724408069 🔥 PMI Kota Bandung Harus Fokus Layanan Darah Pasien Thalasemia

Ticker

⁸/recent/ticker-posts

Ad Code 788-651-0323

PMI Kota Bandung Harus Fokus Layanan Darah Pasien Thalasemia

Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Indonesia, R. Wempy Syamkarya, S.H., M.H.,

BANDUNG |mata30news.com– Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Indonesia, R. Wempy Syamkarya, S.H., M.H., memberikan sorotan khusus terhadap kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung. Dalam analisisnya, Wempy menekankan bahwa di tengah kepercayaan publik yang sedang meningkat, PMI Kota Bandung harus memberikan prioritas tinggi pada pelayanan pasien Thalasemia.

Menurut Wempy, Thalasemia merupakan penyakit kelainan genetik yang menghambat produksi hemoglobin, sehingga penderitanya sangat bergantung pada ketersediaan stok darah yang stabil untuk bertahan hidup.

"Saya berharap PMI Kota Bandung betul-betul serius menghadapi pasien Thalasemia tersebut. Pelayanan terbaik bagi mereka adalah bentuk nyata kehadiran negara dan organisasi kemanusiaan dalam membantu masyarakat terlepas dari beban penyakit tersebut," ujar Wempy dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).

Apresiasi Prestasi dan Transformasi
Wempy juga mengapresiasi sejumlah capaian yang telah dijalankan PMI Kota Bandung, mulai dari pelatihan manajemen jenazah, pelatihan kehumasan, hingga suksesnya agenda Gerak Jalan Sehat (GJS) dengan target 5.000 pendonor.

"Prestasi yang sudah diraih harus ditingkatkan. Namun, untuk menjaga momentum tersebut, PMI perlu terus memperkuat infrastruktur pendukung seperti ambulans yang lebih modern, alat P3K yang lengkap, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mempercepat responsitas layanan," tambahnya.

Strategi Ramadan dan Kolaborasi Luas
Memasuki bulan suci Ramadan, Wempy menyarankan agar PMI Kota Bandung lebih progresif dalam melakukan kolaborasi.

Langkah-langkah strategis yang diusulkan antara lain:
  • Kampanye Donasi Darah: Mengamankan stok darah selama masa puasa.
  • Aksi Kemanusiaan: Pembagian makanan berbuka bagi warga kurang mampu.
  • Kolaborasi Lintas Sektor: Menggandeng masjid, pesantren, UMKM, hingga media massa untuk memperluas jangkauan edukasi dan penggalangan dana.

Tantangan untuk Kepemimpinan PMI
Sebagai catatan penutup, Wempy memberikan masukan kepada Ketua PMI Kota Bandung, Ade Kusyanto, untuk terus meningkatkan transparansi pengelolaan dana dan kualitas relawan. Berdasarkan data survei kepuasan masyarakat, masih ada ruang bagi PMI untuk memperbaiki layanan agar benar-benar memenuhi ekspektasi warga.

"Jika semua rekomendasi ini dijalankan dengan benar, ini akan menjadi manifestasi luar biasa yang mampu mengubah paradigma PMI Kota Bandung menjadi lebih maju. Semoga ini bisa menjadi pilot project bagi PMI daerah lainnya. Selamat bekerja, Sahabatku," tutup Wempy. (Red)***


Posting Komentar

0 Komentar