BACA BERITA TANPA IKLAN ,MATA30NEWS.COM REDAKSI : JL.AHMAD YANI 252 KOTA BANDUNG, HOT LINE BY WHATSAPP 087724408069 🔥 "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa " Satpol PP Bandung Konsolidasi dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Patroli Kamtibmas Ramadan

Ticker

8/recent/ticker-posts

Ad Code 788-651-0323

Satpol PP Bandung Konsolidasi dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Patroli Kamtibmas Ramadan

 Kepala Satpol PP Kota Bandung, Drs.H. Bambang Sukardi, M.Si.

Bandung |mata30news.com– Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menggelar kegiatan konsolidasi sekaligus buka puasa bersama yang dihadiri para anggota dari berbagai wilayah. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Savoy Homann Bidakara, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat soliditas internal Satpol PP Kota Bandung dalam menjalankan tugas menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat. Acara tersebut juga dihadiri perwakilan dari unsur TNI dan kepolisian setempat sebagai bentuk sinergi antar lembaga dalam menjaga keamanan wilayah.

Dalam arahannya, Kepala Satpol PP Kota Bandung, Drs.H. Bambang Sukardi, M.Si. menegaskan pentingnya peningkatan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya selama bulan Ramadan. Para anggota diminta terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan TNI dan Polri di wilayah masing-masing.

Ia menekankan bahwa penegakan ketertiban harus dilakukan dengan pendekatan preventif agar tidak menimbulkan tindakan yang menjurus pada kekerasan di lapangan.

Selain itu, Satpol PP juga menegaskan sikap tegas terhadap peredaran minuman beralkohol ilegal maupun obat-obatan daftar G yang beredar secara ilegal di wilayah Kota Bandung.
“Tiada ampun bagi para penjual minuman keras ilegal maupun obat daftar G yang beredar di Kota Bandung. Kami akan tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Bambang.

Melalui jajaran Patroli Reaksi Cepat (PRC), Bambang juga mengarahkan agar setiap anggota mampu menjadi panutan bagi masyarakat.
“Setiap anggota harus menjadi teladan bagi warga, termasuk memberikan bantuan ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya.
Menurut Bambang, selama bulan Ramadan pihaknya meningkatkan intensitas patroli siang dan malam guna menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat.
“Di bulan Ramadan ini kami gencar melakukan patroli siang malam untuk menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat,” tutur Bambang saat ditemui di Hotel Savoy Homann, Senin (9/3/2026).
Ia mengakui masih terdapat sejumlah keluhan masyarakat terkait persoalan ketertiban umum. Namun hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Satpol PP untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sesuai dengan makna Pamong Praja sebagai pelayan rakyat.

Secara filosofis, istilah Pamong Praja sendiri berasal dari bahasa Jawa. Kata “Pamong” berarti pengasuh atau pembimbing, sedangkan “Praja” berarti negara atau rakyat. Dengan demikian, Pamong Praja memiliki makna sebagai pengasuh sekaligus pelayan masyarakat dalam urusan kenegaraan.

Bambang juga memaparkan sejumlah fokus kerja Satpol PP Kota Bandung sepanjang tahun 2026. Salah satunya adalah pengawasan ketat selama bulan Ramadan, terutama terhadap operasional tempat hiburan malam serta peredaran minuman keras ilegal.

Selain itu, Satpol PP juga akan memperkuat penertiban kegiatan yang berpotensi mengganggu kenyamanan warga, seperti aksi sahur on the road yang berujung anarkis maupun fenomena perang sarung yang kerap meresahkan masyarakat.

Fokus lainnya adalah melanjutkan pengamanan kawasan strategis kota, termasuk di Teras Cihampelas agar tetap tertib, aman, dan bebas dari pelanggaran peraturan daerah (Perda).

“Dengan demikian, Pamong Praja memiliki makna sebagai pengasuh sekaligus pelayan masyarakat dalam urusan kenegaraan,” pungkasnya. (Moel)***


Posting Komentar

0 Komentar