BACA BERITA TANPA IKLAN ,MATA30NEWS.COM REDAKSI : JL.AHMAD YANI 252 KOTA BANDUNG, HOT LINE BY WHATSAPP 087724408069 🔥 ""🙏" Kabid Humas Polda Jabar Sampaikan Duka Cita Mendalam, 13 Korban Tewas dalam Kecelakaan Maut di Indramayu

Ticker

MATA30NEWS: Berita Terkini Tanpa Iklan — Silakan Tulis Judul Berita Anda di Sini — Info Bandung Hari Ini

Kabid Humas Polda Jabar Sampaikan Duka Cita Mendalam, 13 Korban Tewas dalam Kecelakaan Maut di Indramayu


Indramayu | Mata30News.com - Polda Jawa Barat menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kecelakaan lalu lintas yang merenggut 12 korban jiwa di kawasan Kiajaran, Kabupaten Indramayu. Melalui Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, masyarakat diimbau menjadikan tragedi tersebut sebagai pengingat pentingnya mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.

Kecelakaan maut yang terjadi pada Minggu, 12 Juli 2026, melibatkan tiga kendaraan, yakni sebuah mobil bak terbuka, kendaraan wing box, dan truk Hino. Mobil bak terbuka tersebut diketahui mengangkut 17 penumpang sebelum akhirnya mengalami kecelakaan beruntun yang menewaskan belasan orang.

Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif menjelaskan, berdasarkan data sementara, tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan sembilan korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. Selain itu, enam orang mengalami luka ringan dan hingga kini masih mendapatkan perawatan medis.

"Di lokasi kejadian ada tiga korban meninggal dunia, kemudian sembilan lainnya meninggal di rumah sakit. Sedangkan enam korban mengalami luka ringan," ujar AKP Undang Syarif, Senin (13/7/2026).

Kronologi Kecelakaan

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula saat mobil bak terbuka yang mengangkut 17 penumpang hendak memutar arah (U-turn) di kawasan Kiajaran.

Namun, ketika kendaraan sedang melakukan manuver, dari arah belakang datang kendaraan wing box yang kemudian menabrak mobil tersebut. Akibat benturan keras itu, mobil bak terbuka terdorong ke jalur berlawanan dan kembali dihantam truk Hino yang melaju dari arah berlawanan.

Benturan beruntun tersebut mengakibatkan kendaraan mengalami kerusakan parah dan menyebabkan banyak korban jiwa maupun luka-luka.

Polisi Gelar Traffic Accident Analysis (TAA)

Untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, Satlantas Polres Indramayu bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat dan Korlantas Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA).

Menurut AKP Undang Syarif, hasil analisis tersebut diperkirakan baru dapat diketahui dalam dua hingga tiga hari ke depan.

"Hasil TAA baru akan keluar sekitar dua sampai tiga hari dari Korlantas maupun Ditlantas Polda Jabar," jelasnya.


Empat Saksi Diperiksa

Dalam proses penyelidikan, penyidik telah memeriksa empat orang saksi.

Dua saksi merupakan pengemudi kendaraan yang terlibat, yakni sopir wing box dan Mitsubishi Fuso/Hino, sedangkan dua saksi lainnya merupakan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Dua orang saksi dari pengemudi kendaraan dan dua lainnya masyarakat yang berada di sekitar TKP, termasuk penjaga warung yang mengetahui atau mendengar peristiwa tersebut," kata AKP Undang.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik belum menetapkan tersangka, karena proses penyelidikan dan analisis kecelakaan masih berlangsung.

Polda Jabar Sampaikan Belasungkawa dan Imbau Keselamatan

Atas musibah tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban.

Polda Jabar juga mengajak masyarakat untuk menjadikan tragedi ini sebagai momentum meningkatkan disiplin dan kepatuhan dalam berlalu lintas.

"Kecelakaan dapat menimpa siapa saja. Karena itu, setiap perjalanan harus diawali dengan kesadaran bahwa keselamatan adalah prioritas utama," tegas Kombes Pol Hendra Rochmawan.

Polda Jabar mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, mematuhi batas kecepatan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghindari mengemudi dalam kondisi lelah maupun mengantuk.

Musibah di Indramayu ini menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berujung pada hilangnya nyawa. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga merupakan tanggung jawab setiap pengguna jalan.

(Redaksi Mata30News.com)

Posting Komentar

0 Komentar