IBU TIRI SM RESMI JADI TERSANGKA PEMBUNUHAN BALITA RADITYA

Foto ilustrasi ibu aniaya Anak by AI

Bandung, MATA 30 NEWS – Sebuah kasus penganiayaan keji mengguncang Kota Bandung setelah seorang balita berusia empat tahun, Raditya Allbyan Fauzan, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan pada Jumat (21/11/2025). Korban meninggal dunia dengan tubuh penuh lebam dan luka bakar di RSUD Ujungberung.

Penyelidikan cepat yang dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung mengarah pada penetapan ibu tiri korban, Sari Mulyani (26), sebagai tersangka tunggal.

Ditemukan Luka Baru dan Luka Lama

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, Kompol Anton, membenarkan penetapan status tersangka dan penahanan terhadap Sari Mulyani.

"Sudah tersangka," kata Kompol Anton kepada wartawan, Selasa (25/11/2025). Ia juga menegaskan, "Dilakukan penahanan."

Peristiwa tragis ini terjadi di rumah kontrakan pasangan tersebut yang berlokasi di Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Polisi memulai penyelidikan setelah menerima laporan dari Pian, ayah kandung korban sekaligus suami dari tersangka.

Hasil autopsi terhadap jenazah Raditya Allbyan Fauzan mengungkap fakta yang memilukan. Kompol Anton menjelaskan bahwa tim forensik menemukan banyak luka pada tubuh korban, baik luka baru maupun luka lama.

"Hasil autopsi ditemukan banyak luka-luka, baik luka baru atau luka lama. Berarti sebelumnya juga ada kekerasan terhadap korban," jelasnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa almarhum Raditya telah mengalami kekerasan berulang kali sebelum akhirnya meninggal dunia.

Diduga Dianiaya dengan Benda Tumpul

Polisi menduga kuat tersangka menggunakan benda tumpul saat menganiaya balita malang tersebut. Luka-luka akibat kekerasan benda tumpul tampak jelas di bagian:

Kepala (dahi dan bagian belakang kepala)

Sekujur tubuh (tangan, kaki, hingga dada)

"Di situ tampak kekerasan benda tumpul di bagian kepala, dahi, dan bagian belakang kepala. Juga sekujur tubuhnya," tambah Kompol Anton.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung masih terus mendalami kasus ini. Polisi berkomitmen untuk mengungkap motif di balik penganiayaan serta menyelidiki kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Penyelidikan mendalam dilakukan demi memastikan keadilan bagi korban yang masih balita.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama