Ticker

8/recent/ticker-posts

Ad Code

Menteri LH Tegaskan Bandung Tertinggal Urus Sampah

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Sekda Jawa Barat Herman Suryatman.

Bandung |mata30news.com — Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa pengelolaan sampah di Kota Bandung masih tertinggal dibandingkan daerah lain di kawasan Bandung Raya. Penegasan ini disampaikan saat Hanif meninjau sejumlah lokasi pengolahan dan titik tumpukan sampah di Kota Bandung, Jumat (16/1/2026).

Dalam kunjungannya, Hanif mendatangi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Baturengat, Pasar Caringin, serta Pasar Ciwastra. Dari hasil pantauan langsung di lapangan, ia menilai Kota Cimahi telah bergerak lebih cepat dalam pengelolaan sampah, sementara Kota Bandung masih menunjukkan kinerja yang belum optimal.

“Dari Bandung Raya seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Cimahi, ini Cimahinya sudah relatif bergerak cepat. Kota Bandung ini yang kurang, ini harus kita tingkatkan,” tegas Hanif di Pasar Caringin.

Hanif mengungkapkan, fakta tersebut terlihat dari masih tingginya volume sampah yang belum terolah. Saat ini, capaian pengelolaan sampah di Kota Bandung baru berada di angka 22 persen. Artinya, lebih dari 70 persen sampah masih belum tertangani secara maksimal dan memerlukan percepatan penanganan yang serius.

Melihat kondisi tersebut, Hanif meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk turun tangan membantu Pemerintah Kota Bandung dan daerah lain di Bandung Raya agar pengolahan sampah dapat dilakukan secara lebih masif dan terintegrasi.

“Untuk mendorong penanganan sampah lebih masif, kita semua, mulai dari Pak Gubernur hingga Pak Wali Kota, harus bersama-sama serius meningkatkan penanganan sampah,” tandasnya.

Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa persoalan sampah di Kota Bandung bukan lagi sekadar wacana, melainkan masalah mendesak yang menuntut langkah nyata dan terukur dari seluruh pemangku kebijakan. (Red)***

Posting Komentar

0 Komentar