![]() |
Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi Didesak Tegas dan Bijak dalam Seleksi Dirut PDAMTransparansi dan akuntabilitas jadi kunci, publik harapkan figur pemimpin PDAM yang profesional dan berintegritas |
Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, diharapkan mampu menunjukkan ketegasan dalam mengawal setiap tahapan seleksi. Tidak hanya aspek administratif, integritas, kompetensi, dan visi calon pemimpin menjadi faktor utama yang harus diprioritaskan.
Pengamat kebijakan publik, R. Wempy Syamkarya, menegaskan bahwa komitmen terhadap transparansi tidak boleh hanya menjadi slogan.
“Harus ada tindakan nyata. Jika ada indikasi penyimpangan, DPRD wajib bersikap tegas tanpa kompromi,” ujarnya.
Krisis Air Bersih Jadi Alarm Serius
Kebutuhan air bersih di Kota Bandung terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Dengan jumlah warga hampir 2,5 juta jiwa, kebutuhan air mencapai sekitar 1,5 meter kubik per kapita per hari. Namun, kapasitas yang tersedia saat ini baru mampu memenuhi sekitar 69,3 persen.
Ketergantungan terhadap air tanah yang mencapai 80 persen dinilai berisiko terhadap lingkungan. Bahkan, proyeksi jumlah penduduk yang mencapai 4,1 juta jiwa pada 2031 berpotensi memperparah krisis jika tidak diantisipasi sejak dini.
Dorongan Komitmen Tegas Dirut Baru
Dalam seleksi Dirut PDAM, muncul gagasan agar calon terpilih menandatangani komitmen kinerja secara tertulis. Jika dalam satu tahun tidak menunjukkan hasil signifikan, maka pimpinan tersebut harus siap mundur.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan keseriusan dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah publik.
Kriteria Pemimpin Ideal PDAM
Dirut baru PDAM diharapkan memiliki:
Visi dan misi yang jelas dan terukur
Strategi peningkatan layanan air bersih
Tim kerja profesional
Kemampuan kolaborasi dengan stakeholder
Manajemen risiko yang baik
Komitmen transparansi dan akuntabilitas
Strategi Pembenahan PDAM
Beberapa langkah strategis yang dinilai perlu dilakukan antara lain:
- Revitalisasi infrastruktur dan pengurangan kebocoran
- Pengelolaan sumber daya air berkelanjutan
- Peningkatan kualitas air dengan teknologi modern
- Perluasan layanan ke wilayah belum terjangkau
- Implementasi sistem smart water management
- Pengembangan sumber air alternatif
- Peningkatan kualitas SDM
Harapan Besar untuk Perubahan
Sinergi antara DPRD, Pemerintah Kota Bandung, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memperbaiki tata kelola PDAM.
Publik berharap, di bawah pengawasan DPRD yang tegas, akan lahir pemimpin baru yang mampu membawa PDAM Tirtawening menjadi lebih profesional, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Penulis: Mulyana RachmanNarasumber : R.Wempy Syamkarya
#Bandung #PDAMBandung #AsepMulyadi #DPRDBandung #KrisisAir #Transparansi #BeritaBandung #Mata30News




0 Komentar