Ticker

MATA30NEWS: Berita Terkini Tanpa Iklan — Silakan Tulis Judul Berita Anda di Sini — Info Bandung Hari Ini

Ad Code 788-651-0323 AkBF759kdLu0s0ntGMHcGUkB9cPrq7NVRC3qjgtECRU

https://siaplur.dprd.bandung.go.id/

DPRD Kota Bandung Teguhkan Semangat Gotong Royong Lewat Pencanangan BBGRM ke-XXIII, Perkuat Identitas Bangsa dan Pemberdayaan Masyarakat

Bandung | Mata30news.com – Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung menghadiri kegiatan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XXIII yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) ke-26 Kota Bandung. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan ARS University, Kecamatan Antapani, Sabtu (25/7/2026), sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat budaya gotong royong sebagai fondasi pembangunan daerah.

Pimpinan DPRD Kota Bandung, Toni Wijaya, S.E., S.H., hadir bersama Anggota DPRD Kota Bandung H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., Aswan Asep Wawan, S.E., dan M. Bagja Jaya Wibawa, S.H. Acara juga dihadiri jajaran Pemerintah Kota Bandung, unsur kewilayahan, pengurus LPM, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat yang menunjukkan semangat kebersamaan dalam membangun Kota Bandung.

Dalam sambutannya, Toni Wijaya menegaskan bahwa peringatan BBGRM merupakan momentum strategis untuk memperkuat identitas bangsa melalui nilai luhur gotong royong yang telah menjadi kekuatan utama masyarakat Indonesia.

"Bandung dibangun bukan oleh satu atau dua orang, melainkan oleh kepalan tangan dan bahu-membahu ribuan warganya. Kekuatan terbesar kota ini ada pada rasa kepedulian dan kebersamaan di tingkat akar rumput," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa gotong royong bukan hanya warisan budaya, tetapi juga modal sosial yang sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan perkotaan. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik, aman, bersih, dan berkelanjutan.

Toni juga berharap semangat BBGRM tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi budaya yang terus hidup dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Bandung.

"Semangat gotong royong harus benar-benar hidup, bernapas, dan menjadi budaya sehari-hari di setiap RT, RW, kelurahan hingga kecamatan. Kebersihan lingkungan, keamanan warga, hingga saling membantu sesama merupakan wujud nyata gotong royong masa kini," katanya.

Lebih lanjut, DPRD Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kebijakan dan program yang mendorong pemberdayaan masyarakat serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan warga.

"DPRD siap memfasilitasi dan mendukung peran aktif LPM bersama seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kota Bandung dari tingkat paling bawah. Ketika masyarakat bergerak bersama, tidak ada persoalan kota yang tidak dapat dicarikan solusi," tutup Toni.

Pencanangan BBGRM ke-XXIII ini menjadi simbol penting bahwa pembangunan Kota Bandung tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga pada kekuatan partisipasi masyarakat yang terus menjaga nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial sebagai identitas bangsa.

(Redaksi Mata30news.com)


Posting Komentar

0 Komentar