Ticker

MATA30NEWS: Berita Terkini Tanpa Iklan — Silakan Tulis Judul Berita Anda di Sini — Info Bandung Hari Ini

Ad Code 788-651-0323 AkBF759kdLu0s0ntGMHcGUkB9cPrq7NVRC3qjgtECRU

https://siaplur.dprd.bandung.go.id/

Dedi Mulyadi Semprot Camat Coblong di Pinggir Jalan, Akibat Maraknya PKL


Bandung | Mata30News.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegur Camat Coblong secara langsung di hadapan warga saat meninjau kawasan Jalan Suci, Kota Bandung. Teguran tersebut dipicu oleh kondisi trotoar yang dinilai semrawut karena dipenuhi pedagang kaki lima (PKL), bahkan sebagian mendirikan tenda hingga memakan bahu jalan.

Dalam peninjauan tersebut, Dedi Mulyadi terlihat meluapkan kekecewaannya terhadap lemahnya pengawasan pemerintah kewilayahan. Menurutnya, trotoar merupakan fasilitas publik yang seharusnya dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh pejalan kaki, bukan beralih fungsi menjadi area berjualan.

Gubernur yang akrab disapa KDM itu menegaskan bahwa camat beserta jajaran pemerintah wilayah harus lebih aktif melakukan pengawasan terhadap kondisi di lapangan. Ia meminta Camat Coblong tidak hanya mengandalkan laporan, tetapi rutin turun langsung untuk memastikan ketertiban kawasan.

"Jangan menunggu masalah menjadi besar. Pemerintah wilayah harus hadir dan memastikan ruang publik tetap tertib," tegas Dedi Mulyadi di hadapan warga.

Teguran tersebut sontak menjadi perhatian masyarakat yang berada di lokasi. Sejumlah warga terlihat menyaksikan langsung momen itu, bahkan terdengar sorakan saat gubernur menyampaikan kritiknya kepada aparat kewilayahan.

Kondisi trotoar di sepanjang Jalan Suci memang selama ini kerap menjadi sorotan. Selain dipenuhi PKL, keberadaan tenda dan lapak yang menjorok ke badan jalan dinilai mengganggu kenyamanan pejalan kaki serta berpotensi menimbulkan kemacetan.

Melalui teguran terbuka tersebut, Dedi Mulyadi berharap pemerintah kewilayahan dapat meningkatkan pengawasan dan penataan kawasan, sehingga fungsi trotoar sebagai fasilitas publik dapat kembali dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penataan ruang publik yang tertib, aman, dan nyaman, dengan melibatkan pemerintah daerah serta masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan. (Mulyana)***

Posting Komentar

0 Komentar