Ticker

MATA30NEWS: Berita Terkini Tanpa Iklan — Silakan Tulis Judul Berita Anda di Sini — Info Bandung Hari Ini

Ad Code 788-651-0323 AkBF759kdLu0s0ntGMHcGUkB9cPrq7NVRC3qjgtECRU

https://siaplur.dprd.bandung.go.id/

Radea Respati Apresiasi PKM FEB Universitas Widyatama Dorong Ecopreneurship Warga Binaan

Bandung|Mata30 news.com -Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, mengapresiasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat PKM Kelompok Cabang Keilmuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama bertema “Ecopreneurship Berbasis Daur Ulang Limbah Plastik Rumah Tangga sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Warga Binaan", di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung, Selasa, 18 Agustus 2026. 

Radea menilai kegiatan tersebut merupakan langkah konkret dalam meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta kemandirian ekonomi warga binaan, khususnya perempuan, melalui pemanfaatan limbah plastik rumah tangga menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi.

Menurut Radea, pemberdayaan warga binaan tidak cukup hanya dilakukan melalui pemberian keterampilan teknis. Diperlukan ekosistem yang mampu menghubungkan proses pelatihan, pengembangan produk, hingga pemasaran, sehingga hasil karya warga binaan dapat memberikan manfaat ekonomi secara nyata.

“Kita tentu sangat mengapresiasi kegiatan ini. Yang diberikan bukan hanya ilmu dan keterampilan, tetapi bagaimana warga binaan dapat melihat bahwa sesuatu yang selama ini dianggap sampah ternyata bisa diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi,” ujarnya

Ia menjelaskan, konsep ecopreneurship memiliki manfaat ganda. Pertama, membantu mengurangi timbulan sampah, khususnya limbah plastik rumah tangga. Kedua, membuka peluang ekonomi melalui kreativitas dan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk yang memiliki nilai jual.

Radea menilai pendekatan tersebut sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian persoalan lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, lembaga pemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar program serupa tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga binaan.

"Yang paling penting adalah keberlanjutan. Setelah diberikan pelatihan dan menghasilkan produk, harus ada pendampingan berikutnya, termasuk bagaimana produk tersebut dikembangkan, dipromosikan, dan mendapatkan akses pasar,” ucapnya.

Dalam konteks tersebut, Radea menilai sinergi dengan Pemerintah Kota Bandung juga penting, khususnya dalam membuka peluang pemasaran bagi produk hasil karya warga binaan.

Pemerintah daerah dapat berperan sebagai fasilitator dengan mempertemukan produk-produk tersebut dengan berbagai kanal pemasaran, pelaku UMKM, maupun ruang promosi yang tersedia.

Selain aspek ekonomi, kegiatan PKM ini juga dinilai memiliki dimensi lingkungan yang kuat. Pemanfaatan limbah plastik rumah tangga diharapkan dapat membantu mengurangi timbulan sampah sekaligus memberikan nilai tambah melalui pengolahan menjadi produk kreatif.

Sementara dari sisi ekonomi, peningkatan kualitas produk dan akses pemasaran diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus bekal bagi warga binaan untuk membangun kemandirian setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Radea menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan warga binaan tidak semata-mata diukur dari jumlah produk yang dihasilkan. Lebih dari itu, keberhasilan juga terlihat dari meningkatnya keterampilan, tumbuhnya kepercayaan diri, serta kesiapan warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri.

Oleh karena itu, Radea berharap kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Universitas Widyatama dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.Sebab, menurut Radea, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mentransformasikan pengetahuan, kreativitas, dan inovasi menjadi solusi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat

Posting Komentar

0 Komentar