CICALENGKA, KABUPATEN BANDUNG — Insiden penyerangan terjadi saat rangkaian karnaval peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Alun-alun Cicalengka, Jalan Cikopo, Desa Cicalengka Kulon, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin (17/8/2026).
Dalam kejadian tersebut, Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat, S.Pd., M.H. dan Danramil 2402/Cicalengka Kapten Inf Sumarna Chaerul menjadi korban penyerangan yang diduga dilakukan sejumlah oknum warga Desa Tenjolaya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.20 WIB ketika berlangsung iring-iringan karnaval 17 Agustus.
Akibat penyerangan itu, Kompol Ade Rahmat mengalami luka sobek hingga mengalami pendarahan pada bagian hidung. Sementara Kapten Inf Sumarna Chaerul mengalami luka lecet pada bagian betis setelah terjatuh saat berupaya menghadapi serangan.
Berdasarkan laporan awal, aparat telah mengidentifikasi tiga orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Mereka masing-masing berinisial/bernama Rizki Pajar Bactiar, Indra Ardiyana Nugraha, dan Yogi Pratama Putra.
Selain tiga orang tersebut, aparat masih melakukan pencarian terhadap sejumlah orang lainnya yang diduga turut terlibat dalam aksi penyerangan.
Peristiwa tersebut kini dalam penanganan aparat kepolisian. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian, termasuk motif dan peran masing-masing pihak dalam insiden tersebut.
Aparat juga masih mendalami kondisi di lapangan serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian.
Penyerangan terhadap aparat keamanan saat kegiatan masyarakat tersebut menjadi perhatian serius, terlebih peristiwa terjadi pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang seharusnya berlangsung tertib dan kondusif.
Laporan lengkap terkait penanganan perkara tersebut masih menunggu perkembangan penyelidikan dari pihak kepolisian.(MR)***


0 Komentar