Bandung, Mata30NEWS.com – Perkumpulan Aktivis Anak Bangsa (AAB) mengumumkan akan menggelar aksi unjuk rasa pada Selasa, 9 Juni 2026, dengan titik aksi di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung dan Balai Kota Bandung.
Dalam seruan aksi yang beredar luas, massa menyatakan akan mengangkat sejumlah isu strategis yang dinilai berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat, mulai dari tata kelola sampah, dugaan penyimpangan anggaran BBM solar, hingga persoalan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).
Aksi yang dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB tersebut mengusung tema "Aksi Kongkrit Revolusi Mental", sebagai bentuk kritik terhadap kinerja dan tata kelola pemerintahan daerah yang dinilai masih menyisakan berbagai persoalan mendasar.
Menurut informasi yang dihimpun, para peserta aksi akan menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:
- Evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah di Kota Bandung.
- Transparansi penggunaan anggaran operasional, khususnya terkait pengadaan dan penggunaan BBM solar.
- Penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik penyimpangan anggaran.
- Pengawasan ketat terhadap pengelolaan limbah B3 yang berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat.
- Peningkatan akuntabilitas pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.
Aktivis Anak Bangsa sebelumnya juga beberapa kali menggelar aksi di Kota Bandung terkait isu lingkungan, tata kelola pemerintahan, dan pengawasan terhadap kebijakan publik. Salah satu aksi yang pernah dilakukan organisasi tersebut menyoroti persoalan lingkungan dan dugaan pelanggaran perizinan di Kota Bandung.
Koordinator aksi menegaskan bahwa demonstrasi ini merupakan bagian dari kontrol sosial masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Mereka berharap pemerintah daerah dapat merespons berbagai aspirasi yang disampaikan secara terbuka dan transparan.
"Tujuan aksi bukan sekadar menyampaikan kritik, tetapi mendorong adanya perbaikan nyata dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik," demikian salah satu poin dalam seruan aksi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Bandung maupun Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung terkait agenda aksi yang akan berlangsung tersebut.
Reporter: Mata30NEWS.com
Editor: Redaksi



0 Komentar