BACA BERITA TANPA IKLAN ,MATA30NEWS.COM REDAKSI : JL.AHMAD YANI 252 KOTA BANDUNG, HOT LINE BY WHATSAPP 085872343168 🔥 ""🙏" Sutrimo, Kepala Rumah Tangga Febrie Adriansyah, Ditemukan Meninggal; Polisi Masih Dalami Kasusnya, Klinik Sementara di Segel

Ticker

MATA30NEWS: Berita Terkini Tanpa Iklan — Silakan Tulis Judul Berita Anda di Sini — Info Bandung Hari Ini

Sutrimo, Kepala Rumah Tangga Febrie Adriansyah, Ditemukan Meninggal; Polisi Masih Dalami Kasusnya, Klinik Sementara di Segel

Jakarta | mata30news.com – Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan intensif terkait meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo, yang ditemukan tidak sadarkan diri di depan sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026). Hingga kini, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Sutrimo sekaligus menegaskan bahwa penyidik bekerja secara profesional untuk mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.

"Polda Metro Jaya menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya Saudara Sutrimo. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ujar Budi, Minggu (26/7/2026).

Menurut informasi yang dihimpun, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di depan klinik kecantikan. Sejumlah informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan korban ditemukan dengan mulut mengeluarkan busa. Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring, namun dinyatakan telah meninggal dunia.

Polisi Dalami Pemesanan Ambulans

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan kini memfokuskan penyelidikan terhadap sejumlah aspek penting, termasuk riwayat pemesanan ambulans serta lokasi awal korban ditemukan.

Selain itu, penyidik telah meminta klarifikasi dari keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, serta pihak-pihak lain yang diduga mengetahui kronologi kejadian.

"Kami melakukan penyelidikan secara profesional, hati-hati, dan sesuai ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh. Karena proses masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum," jelas Kombes Budi Hermanto.

Olah TKP dan Pemeriksaan CCTV

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sesaat setelah menerima laporan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, mengatakan pihaknya langsung mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

"Kita olah TKP tadi. Begitu dapat informasi, habis cek TKP, terus kita mencoba mencari informasi di sekitaran TKP, saksi, dan CCTV," ujar Iskandarsyah.

Pantauan di lokasi pada Minggu malam (26/7/2026) sekitar pukul 20.30 WIB menunjukkan garis polisi telah terpasang di sekitar klinik. Bagian dalam bangunan tampak tertutup tirai gelap, lampu luar menyala, sementara bagian dalam klinik terlihat gelap tanpa aktivitas.

Latar Belakang Korban Masih Ditelusuri

Beredar informasi bahwa Sutrimo merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Namun, pihak kepolisian belum memberikan kesimpulan maupun mengaitkan informasi tersebut dengan penyebab kematian korban.

Saat dikonfirmasi, Kombes Budi Hermanto hanya menyatakan bahwa latar belakang korban masih dalam proses pendalaman.

"Masih didalami," singkatnya.

Penyidikan Masih Berlangsung

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian belum menetapkan adanya dugaan tindak pidana maupun penyebab pasti kematian Sutrimo. Penyidik menegaskan seluruh kemungkinan masih didalami melalui pemeriksaan saksi, analisis rekaman CCTV, serta hasil pemeriksaan forensik guna memastikan kronologi peristiwa secara objektif.

Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi penyelidikan yang akan disampaikan oleh Polda Metro Jaya setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan.


Posting Komentar

0 Komentar