Baru 5 Bulan Menjabat, PLT Dirut Tirtawening Tono Rusdiantono Dongkrak Setoran APBD Hingga Rp 4,8 Miliar


Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama Perumda Tirtawening Kota Bandung, Tono Rusdiantono Hendrayana, M.Si.

BANDUNG|MATA 30 NEWS – Kinerja Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama Perumda Tirtawening Kota Bandung, Tono Rusdiantono Hendrayana, M.Si., menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Hanya dalam kurun waktu lima bulan masa jabatannya, Tono dinilai sukses melakukan terobosan signifikan, baik dari sisi pendapatan perusahaan maupun manajemen sumber daya manusia.

Salah satu prestasi yang paling mencolok adalah lonjakan setoran Dividen ke Kas Daerah (APBD) Pemerintah Kota Bandung selaku Pemilik Modal.

Sebagai perbandingan, setoran Perumda Tirtawening tercatat stagnan sejak tahun 2020. Terakhir, pada tahun 2024, setoran ke kas daerah hanya berada di angka Rp 1,6 miliar. Namun, di bawah kepemimpinan Tono Rusdiantono, angka tersebut melesat tajam. Dalam waktu singkat, Perumda Tirtawening mampu menyetorkan Rp 4,8 miliar ke Pemkot Bandung.

Selesaikan "Bom Waktu" Kepegawaian

Selain prestasi finansial, kepiawaian Tono juga teruji dalam menyelesaikan polemik internal yang ditinggalkan manajemen sebelumnya. Persoalan 132 karyawan baru yang direkrut oleh Dirut sebelumnya, Sony Salimi, sempat menjadi "bom waktu" yang siap meledak.

Diketahui, menjelang akhir masa jabatannya, manajemen lama mengangkat status pegawai tersebut menjadi pegawai tetap. Namun, pengangkatan ini tidak disertai dengan turunnya Surat Keputusan (SK) penyesuaian gaji, sehingga memicu polemik saat Tono mulai menjabat.

Melalui pendekatan yang cerdas dan sabar, Tono berhasil mengurai benang kusut permasalahan tersebut. Ia menyelesaikan status kepegawaian 132 orang itu secara persuasif tanpa menimbulkan gejolak dan memastikan "tanpa ada pihak yang disakiti."

Apresiasi Pengamat dan Akademisi

Langkah strategis Tono mendapat sorotan positif dari para pakar. Akademisi Institut Teknologi Nasional (ITenas) Bandung, Ir. Trinadi Rudi, menilai bahwa penunjukan Tono adalah langkah tepat.

"Pengelolaan di tangan yang benar pasti hasilnya baik. Wali Kota Bandung tidak salah menunjuk Pak Tono menjadi PLT Dirut PDAM Tirtawening, karena saya melihat profesionalisme beliau dalam manajemen perusahaan," tutur Rudi.

Senada dengan Rudi, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, R. Wempy Syamkarya, menyebut kenaikan pendapatan Perumda Tirtawening sebagai lompatan prestasi yang luar biasa.

"Sebuah prestasi yang harus diacungi jempol. Keberhasilan peningkatan setor ke APBD Kota hingga Rp 4,8 miliar hanya dalam 5 bulan kerja adalah hal yang patut diapresiasi," ujar Wempy.

Targetkan Rp 10 Miliar di 2026

Ditemui secara terpisah, Tono Rusdiantono mengonfirmasi kabar mengenai peningkatan setoran ke kas daerah tersebut. Saat dikonfirmasi terkait angka Rp 4,8 miliar, ia membenarkan hal itu.

"Ya, betul (sudah setor Rp 4,8 miliar)," jawab Tono singkat.

Tidak berpuas diri, Tono bahkan telah memasang target ambisius untuk masa depan BUMD air minum tersebut. Ia optimis kinerja perusahaan akan terus membaik.

"Bahkan kami akan menargetkan pada tahun 2026 nanti, setoran bisa mencapai Rp 10 miliar," pungkas Tono optimis.

(Redaksi)



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama